Senin, 19 Maret 2012

Manusia dan Kebudayaan

Ada kaitan yang erat antara manusia dan kebudayaan,menurut istilah budaya berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.Budaya atau kebudayaan di wariskan turun-temurun kepada generasi selanjutnya agar tidak hilang,tapi dalam keadaan yang berbeda bisa terjadi pemudaran atau penghapusan suatu bentuk kebudayaan dari si generasi penerus entah karna budaya nenek moyang itu di anggap sesuatu yang negatif,contoh: tradisi suatu suku di papua yang memotong jari untuk menghormati arwah anggota keluarga yang sudah meninggal,ataupun pemudaran itu terjadi karna ada pengaruh kebudayaan lain contoh:para pedagang yang berasal dari timur  dan perlahan-lahan mengikis pengaruh Hindu-Budha di Nusantara.
Pengertian kebudayaan menurut pakar adalah sebagai berikut
Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari definisi di atas dapat si simpulkan bahwa gagasan dan perilaku manusia dalam kesehariannya sangat di pengaruhi budaya sekitar yang sudah lama berlangsung
·       Hakekat Manusia
Manusia pada dasarnya adalah mahkluk yang paling sempurna baik dalam bentuk fisik dan akalnya di antara makhluk ciptaan tuhan yang lainnya.Manusia telah di bekali dengan akal pikiran dan kemampuan yang luar biasa untuk mengolah sumber daya alam yang melimpah.Manusia di beri akal dan perasaan agar bisa membuat suatu adab budaya yang luhur.Manusia juga di ciptakan sebagai makhluk sosial yang di ciptakan untuk berinteraksi dengan dan saling melengkapi dengan individu lainnya,tidak mungkin manusia bisa memenuhi semua kebutuhan sendiri.Dalam perkembangan manusia sangat di pengaruhi oleh lingkungansekitarnya.
Fase-fase perkembangan menurut beberapa ahli psikologi:
a.
Menurut Aristoteles

1).
0,0-7,0 : masa anak kecil

2).
7,0-14,0 : masa anak

3).
14,0-21,0 : masa remaja


b.
Menurut Mantessori

1).
0,0-7,0 : periode penemuan dan pengaturan dunia luar.

2).
7,0-12,0 : periode rencana abstrak

3).
12,0-18,0 : periode penemuan diri dan kepekaan sosial

4).
18,0- : periode pendidikan tinggi


c.
Menurut Comenius

1).
0,0-6,0 : scola matema

2).
6,0-12,0 : scolavernatulata

3).
12,0-18,0 : scola latina

4).
18,0-24,0 : acodemia


d.
Menurut J.J Rousseau

1)
0,0-2,0 : masa asuhan

2).
2,0-12,0 : masa pendidikan jasmani dan latihan panca indera

3).
12,0-15,0 : masa pendidikan akal.

4).
15,0-20,0 : masa pembentukan watak dan pendidikan agama


e.
Menurut Oswald Kroch

1).
masa anak-anak

2).
masa bersekolah

3).
masa kematanga.


f.
Menurut Elizabeth B. Hurlock

1).
periode pre natal

2).
masa oral

3).
masa bayi

4).
masa anak-anak

5).
masa pubertas
·       Kepribadian Bangsa Timur
Jika ada yang membahas tentang kepribadian bangsa timur pasti langsung di sandingkan atau di banding-bandingkan dengan kebudayaan barat,tapi di sini saya hanya fokus kepada kepribadian bangsa timur.Bangsa-bangsa timur pada dasarnya sangat menghormati dan menjaga tradisi nenek moyangnya,selalu menghotmati oarang yang lebih tua,ramah dan memiliki rasa gotong royong dan kebersamaan yang tinggi.Seperti pepatah bilang “makan ga makan yang penting kumpul” contoh yang sangat sederhana dalam menyampaikan suatu rasa kebersamaan,beda dengan kebudayaan bangsa barat,mereka cenderung individualis,dan menilas sesuatu berdasarkan objek akhirnya.Tapi seiring denagan perkembangan zaman,banyak generasi muda dari bangsa timur yang cenderung menyukai budaya barat karan mereka beranggapan buadaya barat lebih modern,canggih dan keren.Tapi apakah budaya barat mengajari kita cara sopan santun? Budaya barat cenderung lebih terbuka,bebas dan segala macam,beda dengan budaya timur yang cenderung tertutup dan menilai lebih dulu baik buruknya sesuatu yang baru.Berikut sebagai contoh kecil dari budaya timur yang saya kutip dari situs berita vivanews.com.

       “Guru Australia: Saya Kaget Murid Cium Tangan

Saya melihat murid-murid Indonesia sangat menghormati guru mereka. Jujur, saya kaget dengan tradisi murid-murid mencium tangan saya sebagai bentuk penghormatan terhadap guru," tutur Emily Sullivan, seorang pengajar dari Our Lady of Sacred Heart College, Adelaide, di Jakarta.

Mereka kagum dengan adat bangsa timur
Kolega Emily, Laura Brzezinski, juga mengaku kagum dengan tradisi upacara bendera. "Anda menghormati jasa pahlawan dengan berdiri dan memberi hormat selama beberapa menit setiap Senin pagi, itu mengagumkan. Orang Indonesia ternyata menghargai jasa pahlawannya," kata dia.

Dan mereka berharap
"Inilah yang menjadi pentingnya ada kemitraan yang kuat antara Indonesia dan Australia. Saya harap semakin banyak siswa Australia yang tertarik mempelajari Indonesia dan budayanya dengan berkunjung langsung ke Indonesia,"  harap Melanie.
Sungguh keadaan yang saat memprihatinkan di saat ganerasi muda Indonesia cenderung “berkiblat” ke barat sementara bangsa barat sangat mengagumi dan berharap bisa menerapkan kepribadian bangsa timur dalam kehidupan sehari-hari meskipun itu susah.


Tidak ada komentar :

Posting Komentar