Dalam
video diatas saya berpendapat bahwa situasi yang di alami mereka berdua adalah
situasi dimana sang lelaki selalu bersifat semena-mena,tempramen,tapi selalu
berkilah dan meminta maaf atas perbuatan yang telah di lakukannya kepada si
perempuan tersebut.Yang anehnya lagi sang wanita hanya bisa diam tanpa
mengambil sikap tegas atas perlakuan kasar yg dilakukan pacarnya itu.Selain
mendapat luka dalam bentuk fisik akibat tindak pemukulan itu kemungkinan besar
si wanita itu mengalami depresi atau tekanan psikis akibat tindakan yang
memalukan dimana ada pria yang berbuat kasar terhadap wanita,bisa jadi ketika
si wanita mengalami tekanan mental dan terus terpendam di hatinya,wanita itu
bisa jadi mengalami tekanan jiwa.Dalam berpacaran saja sudah melakukan kekerasan
apalagi jika sudah sampai tingkat pelaminan,si lelaki bakal tambah semena-mena
nantinya.Si lelaki juga terlihat seperti orang dengan gangguan mental atau
emosi,dimana emosinya selalu meledak-ledak tidak terkendali tetapi pada
akhirnya layu memelas minta di beri maaf.Saya sarankan jika ada kasus seperti
ini pada wanita muda yang masih pacaran lebih baik putuskan saja hubungan
kalian,tidak ada gunanya cinta dan kata cinta itu hanya sebuah retorika dari
mulut pria masa kini yang hanya ingin memenuhi nafsunya sendiri dengan cara
memanfaatkan wanita dengan cara apapun termasuk kata cinta.Lebih baik wanita
sekarang lebih bijak lagi memilih pasangan apa lagi jika memang serius untuk
menlanjutkan ke jenjang pernikahan,jika terjadi kekerasan fisik yang di lakukan
pasangan lebih baik curhat sama teman,Ibu atau lebih baik mengadu ke ayah kamu
biar pasangan yang berperilaku kasar terhadap kamu bisa di kasih pelajaran atau
dalam bahasa kasarnya bisa mendapat bogem mentah dari ayah kamu,tapi lebih baik
bicara dari hati ke hati terhadap pasangan kamu bahwa kamu tidak kuat lagi di perlakukan
seperti ini terus,dan hapus semua kontaknya dan jangan anggap dia pernah ada
untuk kamu.
Senin, 04 Juni 2012
Minggu, 03 Juni 2012
Manusia dan Cinta Kasih
Manusia dilahirkan ke
dunia dalam keadaan suci tanpa noda setitikpun,manusia juga di ciptakan sebagai
makhluk sosial dalam artian tidak dapat hidup dan memenuhi kebutuhannya
sendiri,manusia perlu melakukan interaksi terhapap individu lain agar bisa
memperoleh apa yang dia butuhkan dan memperoleh cinta kasih dari sesama
Sebagai makhluk yang di
beri akal,pikiran dan perasaan,kita sudah tentu sudah mendapat kasih sayang
sejak lahir,kasih sayang yang tak akan putus seburuk apapun kita,ya itu lah
kasih sayang ibu dan ayah yang benar-benar murni kadar kasih cintanya terhadap
kita.
Semakin bertumbuhnya
dan dewasanya sifat kita,kita sudah bisa merasakan cinta dan kasih sayang,cinta
dan kasih sayang juga tidak terputus kepada manusia sesama manusia saja,kita
juga harus mengasihi makhluk ciptaan tuhan lainnya yang hidup menghuni bumi
bersama kita.
Cinta dan kasih sayang
dapat di tuangkan dalam berbagai bentuk,selain cinta dan mengasihi sesama
mahkluk ciptaan tuha lainnya,kita juga harus menunjukan rasa cinta kita
terhadap sang maha pencipta dan semua utusan-utusannya yang telah berjuang
menolong umatnya dari masa kegelapan menuju cahaya yang haqiqi,bentuk cinta
kita terhadap tuhan dapat di tunjukan dengan mematuhi semua perintahnya dan
menjauhi semua larangan-larangannya,dan mengamalkan ilmu yang kita miliki ke
jalan yang benar dan bisa bermanfaat bagi orang lain.
Cintai juga manusia
atau individu di sekitar kita yang telah mengasihi kita tanpa memandang siapa
kita ini.Terutama orang tua dan keluarga,karna sebesar apapun cinta kasih yang
kita dapat dari orang lain tidak ada yang bisa menandingi cinta kasih ibu bapak
kita,orang lain boleh rasa cinta dan kasihnya luntur akibat perbuatan yang kita
lakukan yang di sengaja atau yang tidak di sengaja,tapi tidak pada cinta kasih
yang di dapat dari ibu bapak kita,seburuka apapun kita mereka tetap menganggap
kita sebagai yang tercinta,meskipun dari tindakan kita membuahkan sebuah
hukuman tapi sesungguhnya itu adalah bentk kasih sayang mereka, contohnya
apabila kita terjerat narkoba apakah orang tua mengirim kita ke panti
rehabilitasi,tahukah kalian ketika kita merasa sangat tersiksa menjalani
rehabilitasi orang tua kita lah yang pertama mersakan sakitnya,mereka juga
menangis melihat keadaan anaknya seperti itu,itu bukan rasa tega melainkan
bentuk cinta mereka agar kita lepas dari belengguu maksiat.
Bila kita sudah
berkeluarga,tuangkanlah cinta kasih kita kepada anak kita sebagai mana orang
tua kita melakukan hal yang sama terhadap kita.Apalagi sebagai seorang lelaki
yang mempunyai tugas sangat berat selain mencari nafkah kita juga harus menjadi
imam yang baik untuk anak istri kita,karna di akhirat nanti kita akan
mempertanggung jawabkan keadaan keluarga kita karna kita lah pemimpin dari
sebuah keluarga,misal anak kita menjadi seorang yang jahat maka nanti kita akan
di minta pertanggung jawabannya di akhirat,karna kita sebagai ayah sudah gagal
mendidik moral dan akhlak si anak.Juga dalam hal mencari nafkah,setiap tetes keringat
yang jatuh ketika kita mencari nafkah untuk kehidupan keluarga kita,itu adalah
tetes tetes pahala yang sangat mengaggumkan karna kita sudah sekuat tenaga
bahkan melebihi kekuatan tubuh kita sendiri demi keluarga,tak peduli apa
pekerjaan kita asalkan halal,jadi kuli,guru,tentara,tukang becak dan sebaginya,
dan yang saya dengar jika kita meninggal akibat sesuatu yang tidak terduga
sebelumnya ketika kita sedang bakerja mencari nafkah maka itu bisa di bilang
mati syahid yang insyaallah akan masuk surga,karna kita meninggal di tengah
usaha atau perjuangan untuk menghidupi anak istri kita dan sekali lagi itu
adalah salah satu bentuk perjuangan kita dan tanggungjawab kita sebagai kepala
keluarga.Jadi kita tak perlu angat senjata melwan musuh apa lagi melakukan hal
terkutuk demi masuk surga,karena keluarga kita sendirilah kunci surga itu.Maka
sudah sepatutnya kita memberikan cinta dan kasih sayang terhadap sesama
Langganan:
Postingan
(
Atom
)