Senin, 04 Juni 2012

Kekerasan Dalam Berpacaran



Dalam video diatas saya berpendapat bahwa situasi yang di alami mereka berdua adalah situasi dimana sang lelaki selalu bersifat semena-mena,tempramen,tapi selalu berkilah dan meminta maaf atas perbuatan yang telah di lakukannya kepada si perempuan tersebut.Yang anehnya lagi sang wanita hanya bisa diam tanpa mengambil sikap tegas atas perlakuan kasar yg dilakukan pacarnya itu.Selain mendapat luka dalam bentuk fisik akibat tindak pemukulan itu kemungkinan besar si wanita itu mengalami depresi atau tekanan psikis akibat tindakan yang memalukan dimana ada pria yang berbuat kasar terhadap wanita,bisa jadi ketika si wanita mengalami tekanan mental dan terus terpendam di hatinya,wanita itu bisa jadi mengalami tekanan jiwa.Dalam berpacaran saja sudah melakukan kekerasan apalagi jika sudah sampai tingkat pelaminan,si lelaki bakal tambah semena-mena nantinya.Si lelaki juga terlihat seperti orang dengan gangguan mental atau emosi,dimana emosinya selalu meledak-ledak tidak terkendali tetapi pada akhirnya layu memelas minta di beri maaf.Saya sarankan jika ada kasus seperti ini pada wanita muda yang masih pacaran lebih baik putuskan saja hubungan kalian,tidak ada gunanya cinta dan kata cinta itu hanya sebuah retorika dari mulut pria masa kini yang hanya ingin memenuhi nafsunya sendiri dengan cara memanfaatkan wanita dengan cara apapun termasuk kata cinta.Lebih baik wanita sekarang lebih bijak lagi memilih pasangan apa lagi jika memang serius untuk menlanjutkan ke jenjang pernikahan,jika terjadi kekerasan fisik yang di lakukan pasangan lebih baik curhat sama teman,Ibu atau lebih baik mengadu ke ayah kamu biar pasangan yang berperilaku kasar terhadap kamu bisa di kasih pelajaran atau dalam bahasa kasarnya bisa mendapat bogem mentah dari ayah kamu,tapi lebih baik bicara dari hati ke hati terhadap pasangan kamu bahwa kamu tidak kuat lagi di perlakukan seperti ini terus,dan hapus semua kontaknya dan jangan anggap dia pernah ada untuk kamu.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar