Minggu, 03 Juni 2012

Manusia dan Cinta Kasih


Manusia dilahirkan ke dunia dalam keadaan suci tanpa noda setitikpun,manusia juga di ciptakan sebagai makhluk sosial dalam artian tidak dapat hidup dan memenuhi kebutuhannya sendiri,manusia perlu melakukan interaksi terhapap individu lain agar bisa memperoleh apa yang dia butuhkan dan memperoleh cinta kasih dari sesama
Sebagai makhluk yang di beri akal,pikiran dan perasaan,kita sudah tentu sudah mendapat kasih sayang sejak lahir,kasih sayang yang tak akan putus seburuk apapun kita,ya itu lah kasih sayang ibu dan ayah yang benar-benar murni kadar kasih cintanya terhadap kita.
Semakin bertumbuhnya dan dewasanya sifat kita,kita sudah bisa merasakan cinta dan kasih sayang,cinta dan kasih sayang juga tidak terputus kepada manusia sesama manusia saja,kita juga harus mengasihi makhluk ciptaan tuhan lainnya yang hidup menghuni bumi bersama kita.
Cinta dan kasih sayang dapat di tuangkan dalam berbagai bentuk,selain cinta dan mengasihi sesama mahkluk ciptaan tuha lainnya,kita juga harus menunjukan rasa cinta kita terhadap sang maha pencipta dan semua utusan-utusannya yang telah berjuang menolong umatnya dari masa kegelapan menuju cahaya yang haqiqi,bentuk cinta kita terhadap tuhan dapat di tunjukan dengan mematuhi semua perintahnya dan menjauhi semua larangan-larangannya,dan mengamalkan ilmu yang kita miliki ke jalan yang benar dan bisa bermanfaat bagi orang lain.
Cintai juga manusia atau individu di sekitar kita yang telah mengasihi kita tanpa memandang siapa kita ini.Terutama orang tua dan keluarga,karna sebesar apapun cinta kasih yang kita dapat dari orang lain tidak ada yang bisa menandingi cinta kasih ibu bapak kita,orang lain boleh rasa cinta dan kasihnya luntur akibat perbuatan yang kita lakukan yang di sengaja atau yang tidak di sengaja,tapi tidak pada cinta kasih yang di dapat dari ibu bapak kita,seburuka apapun kita mereka tetap menganggap kita sebagai yang tercinta,meskipun dari tindakan kita membuahkan sebuah hukuman tapi sesungguhnya itu adalah bentk kasih sayang mereka, contohnya apabila kita terjerat narkoba apakah orang tua mengirim kita ke panti rehabilitasi,tahukah kalian ketika kita merasa sangat tersiksa menjalani rehabilitasi orang tua kita lah yang pertama mersakan sakitnya,mereka juga menangis melihat keadaan anaknya seperti itu,itu bukan rasa tega melainkan bentuk cinta mereka agar kita lepas dari belengguu maksiat.
Bila kita sudah berkeluarga,tuangkanlah cinta kasih kita kepada anak kita sebagai mana orang tua kita melakukan hal yang sama terhadap kita.Apalagi sebagai seorang lelaki yang mempunyai tugas sangat berat selain mencari nafkah kita juga harus menjadi imam yang baik untuk anak istri kita,karna di akhirat nanti kita akan mempertanggung jawabkan keadaan keluarga kita karna kita lah pemimpin dari sebuah keluarga,misal anak kita menjadi seorang yang jahat maka nanti kita akan di minta pertanggung jawabannya di akhirat,karna kita sebagai ayah sudah gagal mendidik moral dan akhlak si anak.Juga dalam hal mencari nafkah,setiap tetes keringat yang jatuh ketika kita mencari nafkah untuk kehidupan keluarga kita,itu adalah tetes tetes pahala yang sangat mengaggumkan karna kita sudah sekuat tenaga bahkan melebihi kekuatan tubuh kita sendiri demi keluarga,tak peduli apa pekerjaan kita asalkan halal,jadi kuli,guru,tentara,tukang becak dan sebaginya, dan yang saya dengar jika kita meninggal akibat sesuatu yang tidak terduga sebelumnya ketika kita sedang bakerja mencari nafkah maka itu bisa di bilang mati syahid yang insyaallah akan masuk surga,karna kita meninggal di tengah usaha atau perjuangan untuk menghidupi anak istri kita dan sekali lagi itu adalah salah satu bentuk perjuangan kita dan tanggungjawab kita sebagai kepala keluarga.Jadi kita tak perlu angat senjata melwan musuh apa lagi melakukan hal terkutuk demi masuk surga,karena keluarga kita sendirilah kunci surga itu.Maka sudah sepatutnya kita memberikan cinta dan kasih sayang terhadap sesama

Tidak ada komentar :

Posting Komentar