Jumat, 20 April 2012

TUHAN,MANUSIA DAN ALAM


     Tuhan adalah sang maha pencipta,tak ada satupun makhluk yang dapat menandingi kekuasannya,karna hanya dialah yang memiliki segala kesempurnaan.Dengan kekuasaannya tak ada yang mustahil baginya,ketika sudah di takdirkan nabi Adam AS di turunkan ke Dunia dan di jadikannya Hawa yang tercipta dari tulang rusuknya untuk di jadikan seorang pendamping baginya.
Manusia di ciptakan dengan segala kesempurnaannya di bandingkan dengan makhluk ciptahan tuhan lainnya,di bekali akal dan fisik yang sempurna.Pada hakikatnya manusia di ciptakan ke dunia untuk menjadi khalifah.Apakah manusia hidup sendiri di dunia ini? Tentunya tidak,karna tuhan sudah menciptakan makhluk lain agar manusia bisa menjaga keseimbangan tatanan kehidupan.Kita seharusnya berfikir kenapa tuhan menciptakan Domba,Sapi,Burung,serangga,ikan dll, itu karena agar kita bisa hidup berdampingan dengan mekhluk lain.
Tuhan sudah punya rencana yang sangat sempurna bagi manusia,ia tidak lupa menciptakan alam agar manusia bisa memanfaatkannya.Alam sendiri memberikan semua kandungannya secara Cuma-Cuma kepada umat manusia,tapi kebanyakan manusia tidak menyadari kemurahan hati sang alam.Banyak orang mengeksplorasi alam secara berlebihan hanya untuk kepentingan pribadi,kelompok maupun golongan tertentu,padahal ada makhluk ciptaan Tuhan lainnya yg sangat bergantung pada alam.
Banyak hewan punah karna hutan  tempat ia tinggal telah habis di gilas traktor kapitalis,Banyak gajah lari ke pemukiman penduduk dan merusak sawah karna mereka lapar,bingung tak tahu kemana mereka akan tinggal juga karna hutan telah di babat habis dan menjadi ladang kelapa sawit yang luas.Hilangnya keseimbangan berakibat juga kepada perubahan iklim yang sangat ekstrim,kini kita sulit memprediksi kapan musim hujan atau panas datang,contoh di Banyumas petani tertunduk sedih karna padi yang tadi sudah di tanam mati akibat kekeringan,sementara di Jakarta masyarat di landa banjir sementara penduduk masyarakat mengeluh banjir dan protes kepada gubernur tapi mereka tidak sadar bahwa merekalah yang menyebabkan banjir itu sendiri.Kesal dengan banjir tapi kenapa masih ada yang buang sampah di sungai,”tanya kenapa”?
Bencana terjadi di mana-mana yang mengakibatkan korban jiwa dan kerugian materi akibat sifat congkak manusia terhadap tuhan alam.Dan Tuhan memberikan semua bencana alam yang mengerikan hanya sebagai cambuk teguran kepada manusia akibat kesalahan manusia itu sendiri terhadap alam,agar mereka sadar dan membangun kembali ekosistem yang sudah mereka rusak.
Manusia terlalu sombong untuk mengakui bahwa mereka hanya setitik debu di alam semesta ini.Dengan segala kelebihan yang telah Tuhan anugerahkan kepadanya,mereka sampai tidak ingat kepadanya penciptanya.Manusia seharusnya dapat menjaga tatanan harmonis alam dengan tuhan,dengan selau menjaga keseimbangan alam dan selalu ingat dan bersyukur pada tuhan.Kita seharusnya malu akan tindakan kita terhadap alam

Tidak ada komentar :

Posting Komentar